April 24, 2019 ibnusina.id

Hamdan Zoelva: Wakaf Bangkitkan Ekonomi Umat

ACTNews, JAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat Syarikat Islam (SI) Hamdan Zoelva menyambangi Kantor Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Cilandak, Jakarta Selatan pada Rabu (13/3) siang. Lawatan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu merupakan kunjungan balik, sebelumnya ACT sempat menngunjungi kantor SI pada pertengahan Februari lalu.

Kunjungan Hamdan bersama anggota SI lainnya disambut hangat oleh Presiden beserta pimpinan ACT lainnya. Dalam lawatan kali itu, ACT serta SI mendisukusikan banyak hal, salah satunya wakaf. Hamdan mengatakan, wakaf merupakan salah satu solusi untuk mengentaskan kemiskinan. “Lewat wakaf, pemberdayaan masyarakat dapat berjalan dengan baik, dapat membangkitkan umat,” ungkapnya.

SI melalui badan wakafnya juga tertarik berkolaborasi dengan Global Wakaf-ACT terkait pendirian Ritel Wakaf. Selain itu, lahan wakaf yang dimiliki SI juga ingin dikelola dengan baik layaknya Lumbung Pangan Wakaf atau Lumbung Ternak Wakaf yang Global Wakaf kelola. Hamdan mengharapkan, pengelolaan dari wakaf ini dapat memperbaiki kondisi perekonomian masyarakat.

Berdasarkan data Departemen Agama Republik Indonesia, jumlah tanah wakaf di Indonesia mencapai  2.686.536.656,68 meter persegi atau 268.653,67 hektare. Angka itu merupakan terbesar di seluruh dunia. Belum lagi potensi wakaf tunai yang dirilis oleh Badan Wakaf Indonesia yang mencapai 180 triliun.

Potensi wakaf yang besar itulah yang dapat menjadi pengentas kemiskinan di Indonesia. Senada dengan itu juga, Global Wakaf-ACT serta SI mengagendakan untuk kolaborasi pengelolaan wakaf. Ketersediaan Lumbung Pangan Wakaf serta Lumbung Ternak Wakaf dari Global Wakaf, juga lembaga wakaf SI ini menambah peluang untuk pemberdayaan melalui pengelolaan wakaf.

Presiden ACT Ahyudin mengatakan, pengelolaan wakaf yang baik dapat menjadi solusi terbaik untuk menyelesaikan permasalahan kemiskinan. Berbagai usaha yang dimodali dana wakaf dapat menyerap sumber daya manusia dalam jumlah banyak juga.

Ahyudin menambahkan, hasil pengelolaan Lumbung Pangan Wakaf selama ini sudah banyak dirasakan masyarakat, khususnya warga sekitar. Banyak petani yang telah lepas dari ketergantungan penyedia pinjaman modal tani. “Juga masyarakat di negara yang konflik serta kelaparan seperti Palestina dan Somalia yang ACT kirimkan bantuan pangan, yang salah satunya dari LPW,” jelas Ahyudin.

Hamdan pun berharap rencana kerja sama di bidang wakaf ini dapat berjalan lancar, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui pemberdayaan ekonomi berbasis wakaf. []

sumber: act.id
Ketua Umum SI
Wakaf


www.si.or.id

in Uncategorized
Related Posts
Comments
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *